ketika menuliskan ini, rasa marah sudah pergii sejauh yg ga bisa kuraih lagi. tapi, aku masih tak kuasa mengusir rasa kecewa, sedih dan sakit hati, jauh-jauh dari diri ini. entahlah harus merasa apa. petuah bijak nan indah dari orang sekitar kedengaran munafik sekali. pun ga masuk akal.
sakit hatiku, kau perlakukanku seperti itu. rasa sedih ini terbawa terlalu jauh di alam bawah sadarku, sampai-sampai ketika tersadar, yg kurasa hanya benci yg teramat dalam padamu. aku membencimu, sebisa yg aku bisa. namun, di saat yg sama aku teringat bahwa kau juga salah satu sumber bahagiaku.
damn!
but, still. I won't beg my heaven from your feet. I'll find my own.
...
Powered by Telkomsel BlackBerry®
0 commentaires:
Post a Comment
monggo dikomentari :)